PROGRAM DAN KEGIATAN PRIORITAS DANA DESA TAHUN 2026
Pembangunan Jembatan Tahap II di Korong Kampuang Sagik
Sasaran :
Masyarakat yang bermukim di seberang sungai dan masyarakat yang menggunakan akses penyeberangan di Korong Kampuang Sagik.
Tujuan :
Meningkatkan keselamatan dan aksesibilitas masyarakat melalui penyediaan sarana penyeberangan yang aman dan layak, terutama saat terjadi peningkatan debit air sungai akibat curah hujan yang tinggi.
Manfaat Langsung :
Tersedianya akses penyeberangan yang aman dan dapat digunakan sepanjang waktu, serta memperlancar mobilitas masyarakat dalam kegiatan pendidikan, kesehatan, sosial, dan ekonomi.
Indikator Keberhasilan :
Pembangunan Jembatan Tahap II selesai sesuai perencanaan dan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan dan jembatan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai sarana penyeberangan yang aman.
Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa Selama 12 Bulan
Sasaran :
Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang memenuhi kriteria sesuai ketentuan yang berlaku.
Tujuan :
Memberikan perlindungan sosial dan dukungan ekonomi kepada masyarakat yang terdampak kondisi ekonomi dan membutuhkan bantuan pemerintah.
Manfaat Langsung :
Membantu memenuhi kebutuhan dasar keluarga penerima manfaat dan dapat mengurangi beban pengeluaran rumah tangga masyarakat penerima bantuan.
Indikator Keberhasilan :
Bantuan disalurkan selama 12 bulan kepada seluruh penerima yang telah ditetapkan dan penyaluran bantuan terlaksana secara tepat sasaran, tepat waktu, dan transparan.
Penyaluran Dukungan Pendidikan Bagi Siswa Berprestasi
Sasaran :
Siswa berprestasi tingkat Sekolah Dasar (SD) se-Nagari Limau Puruik.
Tujuan :
Mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pemberian apresiasi dan dukungan pendidikan kepada siswa berprestasi.
Manfaat Langsung :
Meningkatkan motivasi belajar dan semangat berprestasi siswa, serta memberikan dukungan terhadap pengembangan potensi akademik peserta didik.
Indikator Keberhasilan :
Dukungan pendidikan tersalurkan kepada seluruh penerima yang memenuhi kriteria dan meningkatnya partisipasi dan motivasi siswa dalam kegiatan pendidikan.
Penyelenggaraan Kegiatan Posyandu
Sasaran :
Balita, ibu hamil, ibu menyusui, dan masyarakat yang menjadi sasaran pelayanan kesehatan dasar.
Tujuan :
Meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat melalui kegiatan Posyandu yang berkelanjutan.
Manfaat Langsung :
Meningkatnya pemantauan tumbuh kembang balita, serta meningkatnya pelayanan kesehatan ibu dan anak.
Indikator Keberhasilan :
Kegiatan Posyandu terlaksana secara rutin sesuai jadwal dan meningkatnya cakupan pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat nagari.
Penyelenggaraan Desa Siaga Kesehatan/Rumah Desa Sehat (RDS)
Sasaran :
Masyarakat Nagari Limau Puruik, khususnya kelompok rentan seperti balita, ibu hamil, dan keluarga berisiko stunting.
Tujuan :
Meningkatkan kesadaran dan kualitas kesehatan masyarakat melalui pelaksanaan program Desa Siaga Kesehatan/Rumah Desa Sehat.
Manfaat Langsung :
Meningkatnya pengetahuan masyarakat mengenai kesehatan keluarga dan pencegahan stunting, serta dapat meningkatkan koordinasi layanan kesehatan berbasis masyarakat.
Indikator Keberhasilan :
Kegiatan RDS terlaksana sesuai rencana kerja yang telah ditetapkan dan meningkatnya partisipasi masyarakat dalam kegiatan kesehatan nagari.
Penyelenggaraan Peningkatan Ketahanan Pangan Nagari
Sasaran :
Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Ketahanan Pangan Nagari.
Masyarakat Nagari Limau Puruik sebagai penerima manfaat dari peningkatan ketersediaan pangan dan hasil usaha ketahanan pangan nagari.
Tujuan :
Memperkuat ketahanan pangan nagari melalui pengembangan usaha peternakan ayam petelur yang dikelola oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) dan meningkatkan ketersediaan sumber pangan bergizi bagi masyarakat serta mendukung pengembangan ekonomi produktif berbasis nagari.
Manfaat Langsung :
Meningkatnya ketersediaan telur sebagai salah satu sumber pangan bergizi bagi masyarakat.
Terciptanya kegiatan ekonomi produktif yang dikelola oleh nagari melalui Tim Pelaksana Kegiatan (TPK).
Meningkatnya kapasitas masyarakat dalam pengelolaan usaha peternakan yang berkelanjutan.
Mendukung upaya peningkatan gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak dan kelompok rentan.
Indikator Keberhasilan :
Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) ketahanan pangan terbentuk dan melaksanakan kegiatan sesuai rencana kerja.
Usaha peternakan ayam petelur berjalan sesuai tahapan pelaksanaan yang telah ditetapkan.
Tersedianya hasil produksi telur yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung ketahanan pangan masyarakat.
Kegiatan ketahanan pangan memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat Nagari Limau Puruik.
Bantuan Sembako dalam Kegiatan Penanggulangan Bencana
Sasaran :
Masyarakat yang terdampak bencana, keadaan darurat, atau kondisi tertentu yang memerlukan bantuan kemanusiaan.
Tujuan :
Meningkatkan kesiapsiagaan dan respons pemerintah nagari dalam penanganan kondisi darurat dan bencana.
Manfaat Langsung :
Terpenuhinya kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana dan meringankan beban masyarakat pada masa tanggap darurat.
Indikator Keberhasilan :
Bantuan sembako tersalurkan secara cepat dan tepat sasaran kepada masyarakat terdampak, serta terpenuhinya kebutuhan dasar penerima bantuan sesuai kondisi dan kebutuhan lapangan.